Analisis Pemantauan Outcome Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di Madrasah Tsanawiyah Gresik

ABSTRAK

Luqman Hakim, 03370003. “Analisis Pemantauan Outcome Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di Madrasah Tsanawiyah Gresik”. Program Studi Magister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Malang. Drs. Dwi Priyo Utomo, M.Pd.1), Dra. Yuni Pantiwati, MM. 2)

Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang selama ini diberikan kepada siswa SD/MI dan SMP/MTS ternyata mempunyai dampak positif dan juga dampak negatif. Untuk itu perlu di lihat outcome dari program BOS tersebut, agar dapat diketahui tingkat keberhasilan dari program itu, serta dapat diambil langkah-langkah kebijakan dan pengembangan guna perbaikan dari program tersebut.
Penelitian ini berjudul “Analisis Pemantauan Outcome Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di Madrasah Tsanawiyah Gresik” yang mempunyai tujuan untuk mengetahui outcome dari program BOS yang indikatornya dapat diketahui dari; Nilai Hasil Ujian Nasional (UAN), jumlah siswa yang mendaftar dan yang diterima, angka putus sekolahatau Droop out (DO), serta partisipasi masarakat terhadap lembaga pendidikan (MTS) dimana para siswanya menerima dana BOS.
Pendekatan penelitian yang dipergunakan adalah kwalitatif. Dengan metode pencarian data secara dokumentasi dan wawancara. Sampel yang digunakan untuk penelitian adalah seluruh sekolah MTs negeri dan swasta di Kabupaten Gresik, yang datanya kami ambil dari ketua dan pengurus KKM Kabupaten Gresik. Sedang untuk mengetahui partisipasi masarakat diambil sekolah sampling yang diwakili oleh dua lembaga yaitu; MTs Negeri Gresik dan MTs Masyhudiyah.
Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum outcome BOS sudah baik, akan tetapi untuk partisipasi masarakat ada kecendrungan makin menurun. Ini terjadi karena para pembuat kebijakan di hadapkan pada persoalan untuk menuntaskan wajib belajar tetapi disisi lain tuntutan mutu pendidikan harus ditingkatkan dan ini membutuhkan biaya yang cukup besar. Upaya perbaikan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan program BOS sangat diperlukan oleh para pembuat kebijakan guna lebih sempurnaya program ini.

About Admin

Sismanto, lahir di Pati, 28 tahun yang lalu. Putra pertama dari 4 bersaudara ini menghabiskan waktu remajanya selama 17 tahun di pondok pesantren sembari menimba ilmu pengetahuan umum, ia menamatkan S2 Magister Kebijakan Pendidikan (2006). Tulisan-tulisannya pernah menghiasi beberapa Koran dan majalah, baik lokal maupun nasional seperti; Koran Pendidikan, Kaltim Post, Tribun Kaltim, Majalah Spora, Majalah Mata Baca, dan pemimpin redaksi primagazine. Sementara buku pertamanya tidak jauh dari tulis menulis dan minat baca yang berjudul "Manajemen Perpustakaan Digital" (Afifa Pustaka, 2007). Buku keduanya ditulis secara kolosal "Menggenggam Cahaya" (Eska Publishing House, 2008). Pernah menjadi finalis lomba Karya Tulis Sinologi V Nasional di Yogyakarta (2007). Finalis Lomba Karya Tulis Nasional Departemen Agama RI (2007), dan finalis Lomba Karya Tulis Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) di PT. Kaltim Prima Coal (2008). Saat ini aktivitasnya menjadi guru SD Primaschool PT. Kaltim Prima Coal, di samping itu juga sebagai konsultan pendidikan dan analis kebijakan pendidikan. Beliau punya motto "jadilah guru diri sendiri sebelum menjadi guru orang lain". Saat ini masih terobsesi menjadi "teroris ilmu pengetahuan” dan sedang mempersiapkan diri untuk kuliah S3. Sismanto dapat dihubungi dengan mengunjungi blog di Situs Pribadi Sismanto dan di Ketika Guru Menulis.
This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

12 Responses to Analisis Pemantauan Outcome Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di Madrasah Tsanawiyah Gresik

  1. SARBINI says:

    hohon kalu bisa saya dikirim hasil riset lengkap guna untuk mengailisis yang di beberapa sekolah di boyolali
    kebetulan saya di minta untuk memantau BOS di Boyolali
    makasih

  2. Sismanto says:

    Sebelumnya mohon maaf, ini bukan tesis saya tetapi tesis temen seperjuangan saya. jadi dengan berat hati saya tidak bisa mengirim naskah tesis Beliau.
    Terima kasih telah mampir ke blog saya, apabila diperlukan informasi lebih lanjut tentang BOS barangkali saya bisa membantu.

  3. nasocha suryadinata says:

    Mohon dikirim tesis nuwun

  4. Sismanto says:

    Sebelumnya mohon maaf, ini bukan tesis saya tetapi tesis temen seperjuangan saya. jadi dengan berat hati saya tidak bisa mengirim naskah tesis Beliau.
    Terima kasih telah mampir ke blog saya, apabila diperlukan informasi lebih lanjut tentang BOS barangkali saya bisa membantu

  5. Novita says:

    saya ingin minta bantuan untuk pembuatan tesis S2, berhubung basic S1 Ekonomi akuntansi, saya seorang jurnalis. Sementara saya tengah mengikuti prodi S2 jurusan ilmu keguruan, bidang studi IPS. Saya ingin mengajukan proposal tesis yang menyangkut dengan ekonomi pendidikan.

  6. sarwoko says:

    mohon dikirim naskah tesis lengkap

  7. Sismanto says:

    Bapak Sarwoko,

    Sebelumnya mohon maaf, ini bukan tesis saya tetapi tesis temen seperjuangan saya. jadi dengan berat hati saya tidak bisa mengirim naskah tesis Beliau.
    Terima kasih telah mampir ke blog saya, apabila diperlukan informasi lebih lanjut tentang BOS barangkali saya bisa membantu

  8. Sismanto says:

    Bu Novita,

    dalam ilmu ekonomi pendiidkan banyak segmen yang dapat digarap sebagai penelitian untuk tugas akhir (tesis), misalnya tentang SDM (human capital), biaya, efisiensi, efektifitas, dan lain sebagainya.

    Salam,

  9. yuli says:

    dari abstraknya bagus baget…. sekarang tema tentang BOS sangat sensitif sekali,,, ada beberapa sekolah yang tidak ingin RAPBS nya dilihat orang lain apalagi dari mahasiswa trus gimana pendekatan dengan sekolahnya agar sekolah bisa terbuka????…..

  10. Sismanto says:

    antara teori dan kenyataan terkadang tidak sesuai, sementara ketika kita sekolah dulu kata-kata transparansi keuangan seperti dewa ketika doseng mengajarkan mata kuliah tersebut. kenyataannya?
    benar juga cerita Bu Yuli, BOS yang sudah disalahgunakan fungsinya, akuntabilitasnya juga tidak jelas. bahkan, beberapa kepala sekolah ada juga yang bersama-sama dalam KKS bagaimana laporan BOS agar dipercaya. sungguh menyedihkan??
    coba saja Bu Yuli didekati sekali lagi, dulu ketika saya meneliti tentang keuangan sekolah juga demikian. selamat mencoba

  11. nita says:

    pak sismanto….
    saya ingin bertanya: apa ada korelasi antara BOS dengan program Sekolah Gratis? Bisa beri saya penjelasan mengenai hal tersebut. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih

  12. Sismanto says:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Lahirnya program BOS disebabkan oleh adanya kekhawatiran peningkatan harga BBM, yang mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat, juga akan berdampak negatif terhadap akses masyarakat miskin untuk mendapat pendidikan serta menghambat pencapaian wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun.

    Barangkali yang perlu saya luruskan dari pertanyaan Mbak Nita adalah bahwa penelitian yang ada di atas yang diteliti sebagai tesis saudara Luqman itu bukanlah penelitian korelasi. sehingga saya tidak bisa memberikan jawaban apakah berkorelasi atau tidak. namun memang ada sedikit pemahaman tentang kaitannya dengan BOS dan program sekolah gratis.

    Sebenarnya terdapat dualisme pandangan mengenai tujuan utama Program BOS. Di satu sisi ada pandangan bahwa program ditujukan untuk menyediakan sekolah gratis bagi semua anak yang bersekolah di tingkat SD dan SMP karena semua rakyat mempunyai hak yang sama untuk mendapat pendidikan. Di sisi lain ada pandangan bahwa program ini ditujukan untuk memberikan subsidi bagi siswa miskin, karena mereka mempunyai akses yang lebih kecil untuk mendapat pendidikan.

    Perbedaan pandangan ini tercermin dalam tujuan program yang secara eksplisit dituliskan dalam Buku Petunjuk Pelaksanaan bantuan operasional sekolah yang tertulis dalam Buku Panduan versi 2005, sebagaimana berikut.
    ”Program bantuan Operasional Sekolah (BOS) bertujuan untuk memberikan bantuan kepada sekolah dalam rangka membebaskan iuran siswa, tetapi sekolah tetap dapat mempertahankan mutu pelayanan pendidikan kepada masyarakat”.

    Sementara tujuan Program BOS menurut Buku Panduan 2006:
    ”Program bantuan Opearsional sekolah (BOS) bertujuan untuk membebaskan biaya pendidikan bagi siswa tidak mampu dan meringankan bagi siswa yang lain, agar mereka memperoleh layanan pendidikan dasar yang lebih bermutu sampai tamat dalam rangka penuntasan wajib belajar 9 tahun”.

    Jika yang dijadikan acuan itu buku panduan BOS tahun 2005, maka akan ada korelasi yang positif antara BOS dengan program sekolah gratis. Namun, jika yang digunakan acuan dalam pelaksanaannya adalah buku panduan 2006, maka program sekolah gratis hanya akan jadi bayangan dan impian semata. BOS hanya dijadikan sebagai suplemen atas bantuan keuangan bagi siswa. Meskipun, dalihnya adalah bebas SPP, namun sekolah masih saja memungut pungutan ke orang tua siswa dengan daliah ini dan itu. Mudah-mudahan dapat memberi pencerahan. Amin.

    Salam,
    Sismanto

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s