Kupas Buku: Lorong Kehidupan Anak Manusia

Judul : Andy’s Corner; Kumpulan Curahan Hati Andy F. Nova
Penulis : Andy F. Nova
Penyunting : Imam Risdiyanto
Halaman : xii + 148 hlm; 19 cm
Penerbit : Bentang
Tahun Terbit : 2008
Kota Terbit : Yogyakarta
Edisi : Hard Cover
ISBN : 978-979-1227-31-5
Peresensi : Sismanto

Buku Andy’s Corner ini merupakan tumpahan ekspresi Andy F. Noya selama mengawal acara Kick Andy di Metro TV. Banyak cerita di balik layar yang tak banyak diketahui orang. Ada cerita ”absurd” Herry Candy, seorang penggemar Kick Andy di Makassar yang harus menempuh perjalanan 40 Km untuk bisa menyaksikan acara itu. Bahkan, beberapa kali Herry harus menginap di pom bensin akibat kemalaman setelah menonton acara tersebut. Andy sendiri merasa tidak percaya dengan efek dahsyat yang diterima Herry dan banyak penonton lain itu. Herry mengaku sebelum menonton acara Kick Andy hidupnya merasa tidak berguna, baik untuk dirinya sendiri apalagi untuk orang lain sampai suatu hari tanpa di sengaja dia menonton acara Kick Andy. Herry merasa hidup kembali setelah menonton tayangan Kick Andy episode Suster Apung. Dengan keterbatasan pengetahuan dan peralatan, Suster Rabiah, sang perawat berkeliling dari pulau ke pulau lain di kepulauan terpencil di kepulauan terpencil di lautan Flores, Sulawesi Selatan.Buku Andy’s Corner ini merupakan tumpahan ekspresi Andy F. Noya selama mengawal acara Kick Andy di Metro TV. Banyak cerita di balik layar yang tak banyak diketahui orang. Ada cerita ”absurd” Herry Candy, seorang penggemar Kick Andy di Makassar yang harus menempuh perjalanan 40 Km untuk bisa menyaksikan acara itu. Bahkan, beberapa kali Herry harus menginap di pom bensin akibat kemalaman setelah menonton acara tersebut. Andy sendiri merasa tidak percaya dengan efek dahsyat yang diterima Herry dan banyak penonton lain itu. Herry mengaku sebelum menonton acara Kick Andy hidupnya merasa tidak berguna, baik untuk dirinya sendiri apalagi untuk orang lain sampai suatu hari tanpa di sengaja dia menonton acara Kick Andy. Herry merasa hidup kembali setelah menonton tayangan Kick Andy episode Suster Apung. Dengan keterbatasan pengetahuan dan peralatan, Suster Rabiah, sang perawat berkeliling dari pulau ke pulau lain di kepulauan terpencil di kepulauan terpencil di lautan Flores, Sulawesi Selatan.

Tepat bila dalam tulisannya Andy F. Nova memberikan judul Kick Andy’s Effect . Sebab, ada yang yang mengaku selama ini memendam dendam pada seseorang, tapi setelah menonton acara Kick Andy dia memafkan orang yang dibencinya. Begitu pula seorang guru yang mengaku batal bunuh diri setelah menonton Kick Andy.
Ada juga cerita ”heboh” Laskar Pelangi yang ditayang ulang berkali-kali. Ini salah satu episode Kick Andy yang mendapat respons paling banyak. Sebagain dari penonton, bahkan yang belum membaca buku laskar pelangi mengaku pengalaman Andrea Hirata sungguh memberikan inspirasi dan motivasi bagi hidup mereka. Moral cerita yang diungkap dalam laskar pelangi adalah kemauan keras sebelas anak SD dan gurunya untuk tidak takluk pada keadaan yang mereka hadapi. Dalam keterbatasan, atap sekolah bocor jika hujan dan papan tulis bolong yang harus ditambal dengan poster Rhoma Irama tidak mematahkan semangat belajar (hal. 61-62).


Penampilan Andrea Hirata, penulis novel laskar pelangi yang meledak di pasaran dan mengalami catak ulang berkali-kali sangat menggugah hati pemirsa, terutama bagi para guru. Bangsa ini memerlukan sejuta ibunda guru Muslimah yang mengajar dengan hati dan mampu membimbing anak didiknya berimajinasi ke masa depan dan melahirkan anak didik sekelas Andrea Hirata yang masih mengingat gurunya meski sudah bertahun-tahun lamanya.


Buku ini berisi 21 tulisan pendek yang mengupas sisi lain episode-episode spesial Kick Andy. Seperti penampilannya di TV, gaya tulisan Andy Noya juga sederhana, tapi menggelitik dan smart.
Buku ini bagaikan album pikiran Andy F. Noya. Membaca buku ini, ingatan kita akan dibawa kembali ke dalam episode-episode yang pernah ditayangkan. Yang lebih mengesankan dan mengentakkan kesadaran adalah ternyata banyak pemirsa yang memperoleh pencerahan hidup dan berusaha untuk menjadi lebih baik serta lebih mensyukuri anugerah hidup setelah menonton Kick Andy. PengalamanAndy F. Noya bertemu dengan bermacam tamu selama menjadi host Kick Andy sedikit banyak memengaruhi hidupnya dan menimbulkan percik perenungan. Melalui buku ini, Andy F. Noya sengaja berbagi pengalaman dan inspirasi kepada Anda.

Realitas yang disajikan dalam buku ini merupakan kejadian langka layaknya cerita fiktif, dan interogasi yang dilakukan oleh Andy F. Nova membuat Abdurrahman Wahid, Sultan Hamengkubuwono, Mayor Alfredo, Xanana Gusmao, Andrea Hirata, dan lainnya bisa diposisikan sebagai mahasiswa yang sedang menghadapi sidang akhir (ujian). Gaya bertanya Kick Andy yang lugas, tanpa basa-basi, dan terkadang dianggap kurang sopan oleh sebagian pemirsa. Di situlah letak kelebihan acara ini, ada unsur edukasi dan demokratisasi menjadi pembelajaran bagi pemirsanya.

Hal inipun diakui oleh Andy F. Nova, sang penulis di akhir buku ini bahwa topik-topik yang diangkat tidak semuanya linier dengan keinginan pemirsanya. Ada beberapa topik yang dianggap kontroversi oleh pemirsa ketika Kick Andy mendatangkan nara sumber orang-orang buangan, Mayor Alfredo, dan Xanana Gusmao. Namun bagi Andy F. Nova topik-topik yang diangkat di Kick Andy bertujuan memberikan semangat kepada mereka yang putus asa, memberikan inspirasi bagi penonton yang merasa hidupnya tidak berguna, membangun kesetiakawanan antar sesama dan semangat untuk menghargai satu sama lain, dan juga saling memafkan.

Sebagaimana diungkapkan oleh Prof. Dr. Komaruddin Hidayat dalam pengantarnya di buku ini bahwa “dengan membaca buku ini seraya mengajak saya memasuki lorong-lorong panjang kehidupan anak manusia yang begitu beragam. Mereka bergulat dengan nasib yang kita sendiri sangat berat membayangkan andaikan hal itu terjadi pada diri saya. Saya yakin ketika hati dan pikiran lagi down dan galau, dengan membaca buku ini pasti akan merasa being reenergized memperoleh semangat hidup kembali”.

Buku ini juga memperkuat kebenaran sebuah formula tentang kekuatan gagasan dan informasi (the power of idea and information), yang mampu mengubah perilaku masyarakat. Ketika surat kabar, televisi, dan buku-buku menyebarkan gagasan yang konstruktif, segar, visoner, dan inspiring, masyarakat akan ikut bangkit dan optimis membangun bangsa. Sebaliknya, kalau yang beredar hanya cacian, keluh kesah, dan miskin pikiran-pikiran alternative-konstruktuf; masyarakat pun akan menjadi pesimis dan sibuk saling menyalahkan.

About Admin

Sismanto, lahir di Pati, 28 tahun yang lalu. Putra pertama dari 4 bersaudara ini menghabiskan waktu remajanya selama 17 tahun di pondok pesantren sembari menimba ilmu pengetahuan umum, ia menamatkan S2 Magister Kebijakan Pendidikan (2006). Tulisan-tulisannya pernah menghiasi beberapa Koran dan majalah, baik lokal maupun nasional seperti; Koran Pendidikan, Kaltim Post, Tribun Kaltim, Majalah Spora, Majalah Mata Baca, dan pemimpin redaksi primagazine. Sementara buku pertamanya tidak jauh dari tulis menulis dan minat baca yang berjudul "Manajemen Perpustakaan Digital" (Afifa Pustaka, 2007). Buku keduanya ditulis secara kolosal "Menggenggam Cahaya" (Eska Publishing House, 2008). Pernah menjadi finalis lomba Karya Tulis Sinologi V Nasional di Yogyakarta (2007). Finalis Lomba Karya Tulis Nasional Departemen Agama RI (2007), dan finalis Lomba Karya Tulis Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) di PT. Kaltim Prima Coal (2008). Saat ini aktivitasnya menjadi guru SD Primaschool PT. Kaltim Prima Coal, di samping itu juga sebagai konsultan pendidikan dan analis kebijakan pendidikan. Beliau punya motto "jadilah guru diri sendiri sebelum menjadi guru orang lain". Saat ini masih terobsesi menjadi "teroris ilmu pengetahuan” dan sedang mempersiapkan diri untuk kuliah S3. Sismanto dapat dihubungi dengan mengunjungi blog di Situs Pribadi Sismanto dan di Ketika Guru Menulis.
This entry was posted in Resensi Buku and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s