Ba’da Jeda

Setelah jeda liburan lebaran, sebagian besar anak datang ke sekolah lebih awal daripada rombongan guru-guru yang tinggal di hotel, tempat tinggal saya. Padahal rombongan guru-guru tersebut yang paling awal tiba di sekolah sebelum para guru-guru yang lain tiba, baik itu yang sudah menikah (seattle), guru-guru honorer, maupun guru-guru yang sudah permaanen.

Barangkali liburan yang terlalu lama, yakni kurang lebih satu bulan lamanya sehingga anak-anak kangen dengan lingkungan sekolah, suasana pembelajaran, dan kangen kepada saya dan guru-guru yang lain.

Bahkan, ketika bus datang dari kejauhan memasuki kawasan perumahan Griya Prima Lestari, komplek perumahan perusahaan tambang batubara terbesar itu anak-anak sudah berjejar dengan rapi di depan koridor halaman sekolah. Mereka secara bergantian, dan sebagian secara bersamaan melambaikan tangan ke arah rombongan guru yang berada di bus yang menuju ke arah mereka.

Sebelum bus sampai ke koridor halaman sekolah, biasanya memutar terlebih dahulu secara landcapce sekolah yang dibuat demikian sehingga lalu lalng kendaraan berasal dari satu arah. Tanpa saya sayangka, hari itu biasanya saya atau guru-guru yang lain yang membuka pintu bus yang mengangkut rombangan saya, ternyata ada sesosok anak kecil dengan baju seragam merah putih membuka pintu bus dengan senyumnya yang tulus sembari menyapa rombongan guru yang ada di dalam bus.

Senyum yang alami tidak ada paksaan dan tulus itu membuat semangat saya yang kurang bersemangat di hari pertama masuk kerja sebagai guru sirna seketika dengan gegap gempitanya anak-anak peserta didik saya menyambut kedatangan saya dan guru-guru yang lain. Lega rasanya bergumul kembali bersama anak-anak didik, meski penat dan lelah setelah perjalanan panjang menembus belantara Sangata. Kota dengan tambang batubara terbesar yang sarat pesona dan dinamika.

Sangata, 20 Oktober 2008

http://sismanto.com

https://mkpd.wordpress.com

About Admin

Sismanto, lahir di Pati, 28 tahun yang lalu. Putra pertama dari 4 bersaudara ini menghabiskan waktu remajanya selama 17 tahun di pondok pesantren sembari menimba ilmu pengetahuan umum, ia menamatkan S2 Magister Kebijakan Pendidikan (2006). Tulisan-tulisannya pernah menghiasi beberapa Koran dan majalah, baik lokal maupun nasional seperti; Koran Pendidikan, Kaltim Post, Tribun Kaltim, Majalah Spora, Majalah Mata Baca, dan pemimpin redaksi primagazine. Sementara buku pertamanya tidak jauh dari tulis menulis dan minat baca yang berjudul "Manajemen Perpustakaan Digital" (Afifa Pustaka, 2007). Buku keduanya ditulis secara kolosal "Menggenggam Cahaya" (Eska Publishing House, 2008). Pernah menjadi finalis lomba Karya Tulis Sinologi V Nasional di Yogyakarta (2007). Finalis Lomba Karya Tulis Nasional Departemen Agama RI (2007), dan finalis Lomba Karya Tulis Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) di PT. Kaltim Prima Coal (2008). Saat ini aktivitasnya menjadi guru SD Primaschool PT. Kaltim Prima Coal, di samping itu juga sebagai konsultan pendidikan dan analis kebijakan pendidikan. Beliau punya motto "jadilah guru diri sendiri sebelum menjadi guru orang lain". Saat ini masih terobsesi menjadi "teroris ilmu pengetahuan” dan sedang mempersiapkan diri untuk kuliah S3. Sismanto dapat dihubungi dengan mengunjungi blog di Situs Pribadi Sismanto dan di Ketika Guru Menulis.
This entry was posted in Inspirasi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s