Siapa Bilang Menulis itu Mudah?

Kata siapa menulis itu sulit?
Dan siapa yang bilang menulis itu mudah?

Bila Anda menemui permasalahan atas pertanyaan tersebut di atas, simaklah tulisan ini. Bagi Anda yang berprofesi menjadi guru tentu hal ini akan menjadi semakin berguna karena setiap hari Anda bergumul dengan dunia tulis menulis. Kuncinya terletak pada kebiasaan. Kebiasaan bagi seorang petani yang terbiasa mencangkul di sawah akan lebih mudah mencangkul daripada orang yang pakai dasi di kantoran yang kerjanya di belakang meja. Seorang nelayan akan mudah menebar dan membuat jala dibandingkan dengan pekerjaan lain, karena itu memang kebiasaannya. Dulu saya terbiasa ikut bapak ke laut mencari ikan di laut, maka saya terbiasa dengan kehidupan laut. Tapi lambat laun kebiasaan itu hilang ketika saya tidak membiasakan diri ke laut.
Misalnya saya terbiasa bangun di malam hari, mengambil air wudlu, sholat – kemudian beribadah kepada Nya tentu saya lebih mudah bangun daripada orang yang tidak pernah beribadah di malam hari, tidak pernah sholat tahajud, dan tidak terbiasa bangun di malam hari. Pun demikian dengan guru, terbiasa membuat administrasi pembelajaran, terbiasa membuat evaluasi pembelajaran, penilaian, apalagi membuat ini dan itu.
Bagi guru-guru di pedalaman yang tidak komputer, menulis juga bisa dilakukan dengan menggerakkan pena melalui selembar kertas. Mengingat tidak terbiasa menggunakan komputer atau dikarenakan tidak adanya komputer, maka menulis dengan pena menjadi satu-satunya jalan baginya untuk menulis – menimal menuliskan nilai anak, tidak lebih. Bagi yang terbiasa menggunakan komputer akan lebih mudah menulis dengan komputer daripada menuliskannya di selembar kertas. Lagi-lagi kebiasaanlah yang membuat seseorang itu terbiasa – endingnya menjadi profesi – dan menjadi profesional di bidangnya.
Bagi yang terbiasa menulis – akan lebih mudah melakukannya daripada orang yang tidak terbiasa menulis. Lantas, mengapa jika ingin menjadi penulis koq tidak membiasakan diri untuk menulis – menunggu apa? Menunggu sampai bisa menulis dengan sendirinya? Mana mungkin! Jika Anda tidak melakukannya dan membiasakan menulis.
Menulis mudah dilakukan oleh siapapun, kapanpun, dan di manapun, tidak terkecuali bagi guru. Tanpa sengaja manakala membuat administrasi pembelajaran guru menuliskan rencana pembelajarannya dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). RPP merupakan alat vital yang harus dimiliki seorang guru. RPP dijadikan bekal guru sebelum memasuki kelas yang akan diampunya.

Saya akui, seorang guru ketika memasuki kelas idealnya membawa persiapan yang matang akan materi yang akan diajarkan kepada peserta didiknya dan juga lesson plan yang dijadikan acuan bagi guru dalam kegiatan belajar mengajar. Meskipun satu RPP dengan RPP yang lain ada kemiripan dalam modelnya, namun berbeda dalam isinya.

Beberapa panduan pembuatan RPP yang saya temui misalanya terdiri atas: standar kompetensi, kompetensi dasar ,indikator, alokasi waktu, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, langkah-langkah kegiatan pembelajaran (kegiatan pendahuluan/awal, kegiatan inti, dan kegaiatan penutup/akhir), sumber belajar, dan penilaian.

Meski beberapa metodologi pembelajaran tidak dikuasinya secara konsepsi namun dapat dilakukannya secara aplikatif – dapat dituliskannya dengan runtut. Lantas apa yang membuat menulis bagi guru begitu sulit direalisasikan? Kalaupun ada yang menjadi penulis itu kurang dari 5 persen dari total populasi guru, padahal mereka terbiasa menulis. Wallahu ‘Alam..!!

Sangata, 22 Maret 2009
https://mkpd.wordpress.com

About Admin

Sismanto, lahir di Pati, 28 tahun yang lalu. Putra pertama dari 4 bersaudara ini menghabiskan waktu remajanya selama 17 tahun di pondok pesantren sembari menimba ilmu pengetahuan umum, ia menamatkan S2 Magister Kebijakan Pendidikan (2006). Tulisan-tulisannya pernah menghiasi beberapa Koran dan majalah, baik lokal maupun nasional seperti; Koran Pendidikan, Kaltim Post, Tribun Kaltim, Majalah Spora, Majalah Mata Baca, dan pemimpin redaksi primagazine. Sementara buku pertamanya tidak jauh dari tulis menulis dan minat baca yang berjudul "Manajemen Perpustakaan Digital" (Afifa Pustaka, 2007). Buku keduanya ditulis secara kolosal "Menggenggam Cahaya" (Eska Publishing House, 2008). Pernah menjadi finalis lomba Karya Tulis Sinologi V Nasional di Yogyakarta (2007). Finalis Lomba Karya Tulis Nasional Departemen Agama RI (2007), dan finalis Lomba Karya Tulis Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) di PT. Kaltim Prima Coal (2008). Saat ini aktivitasnya menjadi guru SD Primaschool PT. Kaltim Prima Coal, di samping itu juga sebagai konsultan pendidikan dan analis kebijakan pendidikan. Beliau punya motto "jadilah guru diri sendiri sebelum menjadi guru orang lain". Saat ini masih terobsesi menjadi "teroris ilmu pengetahuan” dan sedang mempersiapkan diri untuk kuliah S3. Sismanto dapat dihubungi dengan mengunjungi blog di Situs Pribadi Sismanto dan di Ketika Guru Menulis.
This entry was posted in Artikel and tagged . Bookmark the permalink.

3 Responses to Siapa Bilang Menulis itu Mudah?

  1. fantastic4crab says:

    Menulis memang gampang-gampang susah, tergantung dari minat, kesabaran/ketelatenan sang penulis, kreativitas dan tentunya pengalaman.
    Lepas dari semua hal tersebut, yang paling penting dalam menulis adalah memulai, sebab dengan memulai menulis, pelajaran akan kita dapatkan.
    Galakkan semangat menulis selalu!!

  2. Sismanto says:

    Makasih wejangannya .. .🙂

    ayo yang lain ada yang memberi tambahan ?

  3. e-k-o says:

    Kata siapa menulis itu sulit?
    Dan siapa yang bilang menulis itu mudah?

    kalau sulit bukan, mudah tidak, lalu apa dong mas, hehehe..🙂

    btw sy suka dg kalimat ini:

    Lantas, mengapa jika ingin menjadi penulis koq tidak membiasakan diri untuk menulis – menunggu apa? Menunggu sampai bisa menulis dengan sendirinya?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s