Garuda Miles membawaku ke Surabaya

Garuda Miles membawaku ke Surabaya

Sismanto, M.Pd.*)

Tanggal 6 Oktober sampai dengan 9 Oktober 2016 Ikatan Guru Indonesia (IGI) menyelenggarakan kegiatan bertaraf nasional Training of Trainer (TOT). kegiatan ini ditujukan untuk menjaring dan memperkaya calon trainer nasional IGI yang nantinya akan diterjunkan ke keseluruh pelosok Indonesia.

Sebagaimana visi besar Muhammad Ramli Rahim, ketua umum Ikatan Guru Indonesia yang akan menjadikan periode kepengurusannya selama lima tahun kedepan tercapainya satu juta guru berbasis literasi

Training of Trainer yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia hari ini sangatlah berkesan bagi saya. Mengingat panitia pelaksana yang bekerjasama dengan Kemendikbud memberikan fasilitas Garuda Miles kepada 40 orang peserta yang berangkat ke Surabaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Biasanya panitia pelaksana cenderung mengambil keputusan yang simple yakni peserta diminta untuk mencari tiket sendiri kemudian tiket tersebut diganti ketika sampai di lokasi pelaksanaan. Hal ini sering saya dapatkan ketika mengikuti kegiatan-kegiatan baik yang bertaraf nasional maupun internasional namun yang berbeda dengan kegiatan Training of Trainer yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia adalah panitia memberikan fasilitas Garuda Miles kepada pesertanya.

Sekedar diketahui, GarudaMiles merupakan program dari Garuda Indonesia yang dipersembahkan sebagai penghargaan kepada customer Garuda Indonesia. Fasilitas Garuda Miles ini memiliki banyak keuntungan dan keistimewaan eksklusif, seperti: upgrade tiket, tambahan kuota bagasi, akses untuk airport lounge, pioritas baggage handling, konter check-in khusus di airport, prioritas wait-list untuk reservasi tiket, dan penawaran menarik dari partner Garuda Indonesia di seluruh dunia.

Harapan kita kedepannya, Garuda miles tidak hanya diberikan kepada 40 Peserta atau 20 Persen jumlah peserta saja. Namun juga diberikan kepada semua peserta pelatihan TOT maupun kegiatan-kegiatan lain yang diselenggarakan oleh IGI, sehingga panitia pelaksana tidak menghabiskan energi untuk pembiayaan kegiatan.(semoga) *
*) Analis kebijakan pendidikan

About Admin

Sismanto, lahir di Pati, 28 tahun yang lalu. Putra pertama dari 4 bersaudara ini menghabiskan waktu remajanya selama 17 tahun di pondok pesantren sembari menimba ilmu pengetahuan umum, ia menamatkan S2 Magister Kebijakan Pendidikan (2006). Tulisan-tulisannya pernah menghiasi beberapa Koran dan majalah, baik lokal maupun nasional seperti; Koran Pendidikan, Kaltim Post, Tribun Kaltim, Majalah Spora, Majalah Mata Baca, dan pemimpin redaksi primagazine. Sementara buku pertamanya tidak jauh dari tulis menulis dan minat baca yang berjudul "Manajemen Perpustakaan Digital" (Afifa Pustaka, 2007). Buku keduanya ditulis secara kolosal "Menggenggam Cahaya" (Eska Publishing House, 2008). Pernah menjadi finalis lomba Karya Tulis Sinologi V Nasional di Yogyakarta (2007). Finalis Lomba Karya Tulis Nasional Departemen Agama RI (2007), dan finalis Lomba Karya Tulis Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) di PT. Kaltim Prima Coal (2008). Saat ini aktivitasnya menjadi guru SD Primaschool PT. Kaltim Prima Coal, di samping itu juga sebagai konsultan pendidikan dan analis kebijakan pendidikan. Beliau punya motto "jadilah guru diri sendiri sebelum menjadi guru orang lain". Saat ini masih terobsesi menjadi "teroris ilmu pengetahuan” dan sedang mempersiapkan diri untuk kuliah S3. Sismanto dapat dihubungi dengan mengunjungi blog di Situs Pribadi Sismanto dan di Ketika Guru Menulis.
This entry was posted in Artikel, Inspirasi and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s